“Pak Ahmad ikut meledek sambil meremas induk payudara Anita kuat-kuat. “Sekarang bilang jam berapa…?? XNXX Sulit sekali untuk dibedakan. “Wahhhh saya tidak mengerti !!! Pak Dion terkekeh sambil menggecakkan batang kemaluannya, ia menggerakkan batang kemaluannya mirip seperti sedang mendongkrak ke atas ke bawah, kemudian bergerak memutar seperti sedang mengocek-ngocek sesuatu. Plakkkk…!!!” Pak Ahmad kembali menampar wajah gadis itu kemudian menjambak-jambak rambut Anita. “AHHHHH……!! “Betul” kata Reina, “kita nggak bisa sembarangan, jangan terpancing emosi, pikirkan dulu baik-baik sebelum mengambil tindakan lebih lanjut” Farida berkata bijak sambil mulai menggeserkan kursinya ke sebelahku.“Tapi yang pertama sich kita harus mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu….” aku mengepalkan tanganku karena gemas pada Pak Dion??












