Ssssttthh ahh jangan…. gimana nih,,” ucapku yang kemudian sedikit termenung.Akhirnya aku menuju kamarku menggendong anaku yang tertidur lelap, kemudian memasukannya dalam mobil dan membawanya bersamaku menuju kantorku kembali.Aku tiba, suasana kantor sudah lumayan sepi namun aku masih menemukan mobil pacar Ifa di sana, tapi tidak dengan orangnya.“Syukurlah mungkin masih beres-beres dia.” ucapku yang kemudian turun meninggalkan anaku sendirian di mobil menuju ruangan kantorku. XNXX Wajahku berusaha untuk melihat kearah dalam lagi namun tubuhku berhenti seolah hanya mengijinkan wajahku untuk masuk.Dan apa yang aku lihat sunggu di luar dugaan, dan ini menjelaskan asal muasal suara aneh yang sekarang semakin jelas di telingaku. ampun maaf teh, Ifa asik ngomong nggak sadar.”Iia nih, teteh juga asik banget degarin kamu cerita sini-sana sampai nggak sadar, ini juga pegawai




















