Dua Brengsek Ibu Kontol

Mbak Ratih beranjak dari duduknya kemudian berlutut dihadapanku, ia memeluk kedua kakiku dengan erat.“Mas, ijinkan saya tetap bekerja dengan mas Adam, saya berjanji akan bekerja dengan sungguh sungguh mas…” kata mbak Ratih memohon.Mbak Ratih merupalan tulang punggung keluarganya. Bokep Itu dilakukannya selama 10 menit. Gaji suaminya dari instansi ditambah upah sebagai penjaga losmen pun tak seberapa jika dibandingkan dengan gaji mbak Ratih disini. Mbak Ratih tak memberikan respon, malahan posisinya sedikit ditarik ke belakang.“ya sudah, kalo gitu memang lebih baik usaha ini ditutup saja” kataku kecewa. Mbak Ratih tersenyum padaku. Suaminya bekerja sebagai pegawai honorer di sebuah instansi pemerintah sekaligus menjadi penjaga losmen pada malam harinya. Semula rasa haru yang memenuhi suasana itu perlahan berubah menjadi nafsu dengan keadaan itu.“Percuma juga kalo dijawab mas,

Dua Brengsek Ibu Kontol