Paginya kami berdua pulang ke rumah lagi. Aq terus mengabadikan dgn HPku kejadian – kejadian itu. Bokep Tukang ojek????” semakin menjadi deh tangisan Lissa
“kenapa harus tukang ojek? Sepertinya dia memang belum puas. Tumben banget sih…” kata Lissa tiba – tiba
“kan ceritanya aq lagi memperkosa kamu. Dia hanya tukang ojek, mana mungkin mampu bayar tubuh kamu”
“apaaa???? Lalu tukang ojek itu berbisik kepadaku,“meqinya bagus banget, wangi kayaknya.” Aq cuma tersenyum. Dia menceritakan pengalamannya ke teman – temannya. Sambil menyruput kopiku aq berpikir lagi, lalu siapa yg akan melakukan sex dgn Lissa nanti???Lalu aq melihat sekeliling, aq lihat ada tiga orang cowok yg sedang bermain kartu di luar warung. Tingginya sepertiku, tp mukanya penuh dgn jerawat.




















