“Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Bokep Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung. Astaga. Aku langsung ingin mengutuk diri. Dia menjual, bukan mengemis. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok.




















